Deskripsi Pekerjaan
Informasi lengkap tentang posisi dan persyaratan
Ringkasan Yukerja
Lowongan HR Operational di Stayvie Living kami kurasi dari JobStreet (kategori Sumber Daya Manusia). Perhatikan lokasi kerja (Surabaya, East Java) sebelum melamar. Yukerja.com bukan pemberi kerja — lamaran diproses di situs sumber resmi.
LOWONGAN KERJA – HR OPERATIONAL (OPERASIONAL HOTEL & COLIVING)
Stay.vie Living – Surabaya
A. INFORMASI POSISI
Nama Jabatan: HR Operational
Status: Full-Time (Onsite)
Penempatan: Stay.vie Hotel Dinoyo Prime, Jl. Dinoyo 131–133, Surabaya
Range Gaji: Rp4.000.000 – Rp4.250.000 per bulan (disesuaikan pengalaman dan hasil seleksi)
Jadwal Kerja: Senin – Jumat (08:00 – 17:00 WIB) & Sabtu (08:00 – 12:00 WIB)
Target Bergabung: Secepatnya
B. RINGKASAN PERAN
HR Operational bertanggung jawab memastikan sistem SDM operasional hotel & coliving berjalan disiplin, rapi, dan terukur melalui penyusunan KPI, SOP, program training, audit kinerja berkala, pengembangan sistem penjadwalan kerja, kontrol absensi, perhitungan payroll, serta pengelolaan hubungan kerja dan penegakan disiplin (Surat Teguran hingga SP3). Posisi ini menjadi garda terdepan untuk permasalahan kepegawaian di area operasional hotel & coliving serta penghubung koordinasi lintas divisi agar standar layanan terjaga konsisten.
C. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB UTAMA
a. Penyusunan KPI Per Jabatan dan Divisi
Menyusun KPI per jabatan dan per divisi operasional (Front Office, Housekeeping, F&B Service, Kitchen, Engineering, Public Area, Security bila ada) sesuai target layanan dan arahan manajemen.
Menetapkan indikator, definisi target, sumber data, bukti kerja, dan mekanisme validasi KPI agar tidak multitafsir.
Menyusun format rekap KPI (mingguan/bulanan) dan menyiapkan evaluasi kinerja berbasis data untuk manajemen.
b. Penyusunan dan Standardisasi SOP Tertulis
Merancang dan menyusun SOP tertulis per jabatan dan divisi (alur kerja, standar layanan, standar komunikasi, standar kebersihan, safety dasar, serta kontrol internal).
Membuat checklist implementasi SOP agar mudah dipantau di lapangan.
Melakukan sosialisasi SOP dan memastikan pembaruan SOP dilakukan saat ada perubahan kebijakan/proses operasional.
c. Program Training Operasional
Merancang rencana training terstruktur untuk seluruh divisi: onboarding, refresh training, service excellence, disiplin kerja, dan training berbasis temuan audit.
Menyusun materi dasar/modul internal bersama Operational Manager/Head of Department (HoD) terkait.
Melaksanakan training (kelas singkat/briefing terjadwal) serta melakukan evaluasi sederhana (observasi, uji praktik, atau pre-post singkat).
Menjaga dokumentasi training: jadwal, daftar hadir, materi, hasil evaluasi, dan tindak lanjut.
d. Audit Berkala dan Monitoring Kinerja
Melakukan audit kepatuhan SOP dan audit kinerja berkala untuk memastikan standar kerja berjalan konsisten.
Menyusun laporan temuan audit, analisis akar masalah, rekomendasi perbaikan, dan memonitor tindak lanjut sampai tuntas.
Menginisiasi perbaikan sistem bila ditemukan pola kesalahan berulang atau penurunan standar layanan.
e. Koordinasi Lintas Divisi Operasional
Berkoordinasi dengan seluruh divisi operasional terkait kebutuhan manpower, pembagian tugas, standar layanan, dan penanganan isu di lapangan.
Menjadi penghubung HR dengan Operational Manager/HoD untuk implementasi KPI, SOP, training, dan disiplin.
Menangani komunikasi lintas divisi secara tegas, rapi, dan terdokumentasi untuk menghindari miskomunikasi.
f. Pengembangan Sistem Penjadwalan Kerja Operasional
Mengembangkan sistem roster/shift yang adil, efisien, dan sesuai kebutuhan okupansi/event.
Mengatur rotasi shift, off day, back-up manpower, dan mitigasi kekurangan personel saat periode ramai.
Memastikan jadwal kerja sinkron dengan kebutuhan operasional dan tidak melanggar ketentuan internal yang berlaku.
g. Kontrol Absensi dan Ketertiban Presensi
Melakukan pengecekan absensi harian dan rekap bulanan (keterlambatan, izin, lembur, ketertiban presensi).
Memastikan setiap ketidakhadiran/izin/lembur memiliki bukti dan persetujuan sesuai alur yang ditetapkan.
Menyiapkan data presensi sebagai dasar payroll dan evaluasi disiplin kerja.
h. Perhitungan Payroll
Melaksanakan perhitungan payroll berdasarkan data presensi, lembur, potongan, dan ketentuan internal perusahaan.
Berkoordinasi dengan Accounting/Finance untuk proses pembayaran dan pencatatan yang tertib.
Menangani klarifikasi payroll karyawan secara objektif, rapi, dan terdokumentasi.
i. Manajemen Konflik dan Penegakan Disiplin (Punishment)
Menangani konflik karyawan dan permasalahan kepegawaian dengan pendekatan tegas, objektif, dan menjaga iklim kerja kondusif.
Melaksanakan pembinaan dan pemberlakuan punishment sesuai ketentuan (Surat Teguran hingga SP3), termasuk investigasi internal, kronologi, bukti pendukung, notulen pembinaan, serta tindak lanjut.
Memastikan konsistensi penerapan aturan agar tidak menimbulkan perlakuan berbeda antar karyawan.
j. Garda Terdepan Permasalahan Kepegawaian
Menjadi PIC utama untuk isu kepegawaian operasional (disiplin, kinerja, konflik, kebutuhan training, rotasi jadwal).
Menjaga kerahasiaan data dan dokumen kepegawaian.
Menyusun pelaporan rutin kepada manajemen terkait kondisi SDM operasional beserta rekomendasi tindakan.
D. KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI
Pendidikan minimal S1 Psikologi / Manajemen SDM / Hukum / bidang relevan lainnya.
Pengalaman minimal 2 tahun sebagai HR di industri hospitality/perhotelan (wajib).
Nilai tambah: pengalaman menyusun KPI, SOP, dan menjalankan program training serta audit kepatuhan/kinerja.
Menguasai Microsoft Excel/Google Sheets dan Google Docs untuk rekap data, dokumentasi, dan pelaporan.
Tegas, disiplin, jujur, berintegritas, rapi dokumentasi, kuat koordinasi, mampu bekerja di bawah tekanan, dan objektif dalam mengambil keputusan.
Siap bergabung secepatnya
E. KOMPENSASI DAN FASILITAS
Gaji pokok: Rp4.000.000 – Rp4.250.000 per bulan (disesuaikan pengalaman dan hasil seleksi).
Fasilitas/ketentuan lain mengikuti kebijakan perusahaan.
F. CATATAN PENTING
Posisi ini bersifat onsite dan berfokus pada operasional hotel & coliving (lapangan dan administrasi).
Kandidat diharapkan siap bekerja dengan ritme operasional yang dinamis, termasuk kebutuhan koordinasi mendadak sesuai kondisi lapangan.