Deskripsi Pekerjaan
Informasi lengkap tentang posisi dan persyaratan
Ringkasan Yukerja
Lowongan People Development HR Supervisor di PT. Woodlam Indonesia Abadi kami kurasi dari JobStreet (kategori Sumber Daya Manusia). Perhatikan lokasi kerja (East Jakarta, Jakarta) sebelum melamar. Yukerja.com bukan pemberi kerja — lamaran diproses di situs sumber resmi.
Job Title
Woodlam Indonesia fokus pada penyediaan dan pembuatan engineered timber yang digunakan dalam aplikasi arsitektural maupun struktural. Kami bercita-cita untuk menjadi solusi untuk semua proyek & kebutuhan kayu di Indonesia. Kami sedang berkembang dan mencari individu energik yang memiliki hasrat untuk berkreasi.
Woodlam Indonesia akan memberikan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dalam berbagai bentuk Konstruksi Kayu. Serangkaian jalur karir yang luas ada dari titik ini ke berbagai kemungkinan. Kandidat harus berorientasi pada detail dan teliti, menunjukkan keinginan dan kapasitas untuk belajar, mampu bekerja baik dalam lingkungan, sendiri maupun tim.
Aset terbaik kami adalah staff kami. Kami hanya mempekerjakan orang-orang yang paling termotivasi, kolaboratif, ingin tahu, dan berwawasan luas. Silakan kirimkan resume dan surat lamaran Anda ke PT. Kayu Permata atau Woodlam Indonesia, serta jelaskan mengapa Anda cocok masuk dalam tim kami.
KEY ROLE AND RESPONSIBILITIES
Pembangun Sistem HR (HR System Builder) — Dapat mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi HR saat ini dan yang dibutuhkan, lalu merancang solusi praktis dari nol. Membangun program onboarding, siklus Performance Appraisal, dan kalender pelatihan yang dapat berjalan konsisten tanpa bergantung pada satu individu. Output terdokumentasi dan dapat digunakan oleh orang lain tanpa penjelasan panjang.
Pengembangan Sistem Kinerja & Karier — Merancang dan mengimplementasikan KPI per jabatan sebagai standar evaluasi kinerja karyawan. Menyusun DAP (Development Action Plan) berbasis hasil PA untuk mendorong pertumbuhan individu. Membangun LCP (Learning & Career Path) yang menggambarkan jalur karier yang jelas dan terstruktur di setiap departemen — sehingga karyawan tahu ke mana mereka bisa berkembang dan apa yang dibutuhkan untuk sampai ke sana.
Disiplin Eksekusi — Program yang dirancang benar-benar dieksekusi, bukan sekadar didokumentasikan. Tenggat waktu terpenuhi secara konsisten tanpa perlu diingatkan. Kalender pelatihan, siklus PA, dan jadwal onboarding berjalan sesuai rencana. Semua program dan hasilnya terdokumentasi secara sistematis.
Kepekaan terhadap Manusia (People Sense) — Mampu membaca kebutuhan pengembangan karyawan bahkan ketika tidak dinyatakan secara eksplisit. Memberikan coaching & konseling yang efektif dengan feedback yang membangun. Tidak menghindari percakapan sulit. Dipercaya oleh karyawan sebagai tempat yang aman untuk bicara.
Komunikasi & Pengaruh — Dapat menjelaskan sistem HR yang kompleks kepada audiens non-HR dalam bahasa yang mudah dipahami. Mampu mempengaruhi manajer dan karyawan untuk mengikuti proses HR. Menulis dokumen yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami. Mempresentasikan dengan meyakinkan saat meluncurkan program atau kebijakan baru.
Kepemimpinan Supervisori — Memberikan arahan yang jelas kepada Staff HRGA. Mendelegasikan secara tepat — mengetahui apa yang perlu didelegasikan dan apa yang perlu ditangani sendiri. Memberikan feedback konstruktif secara konsisten kepada Staff HRGA.
QUALIFICATION AND EDUCATION REQUIREMENTS
Gelar Sarjana (S1) bidang Psikologi, Manajemen SDM, atau bidang terkait
Minimal 3–5 tahun pengalaman di bidang HR, dengan fokus pada People Development atau HR Generalist
Pengalaman merancang dan menjalankan program HR dari awal — bukan hanya mengelola yang sudah ada
Pengalaman mengelola siklus Performance Appraisal secara end-to-end
Mampu merancang dan memfasilitasi program pelatihan internal
Terbiasa bekerja dalam lingkungan perusahaan yang sedang berkembang dengan sistem yang masih dibangun
PREFERRED SKILLS
Pengalaman langsung membangun sistem onboarding, kalender pelatihan tahunan, atau sistem PA dari nol
Mampu melakukan coaching dan counseling karyawan secara efektif — termasuk percakapan yang sulit
Familiar dengan regulasi ketenagakerjaan Indonesia (UU No. 13/2003, BPJS, kontrak kerja)
Pengalaman menggunakan HRIS atau sistem HR digital
Kemampuan menulis SOP, kebijakan HR, dan dokumen panduan yang jelas dan mudah dipahami
Pengalaman di industri manufaktur atau konstruksi menjadi nilai tambah