Job Description
Full details about the role and requirements
Yukerja Summary
The Procurement Spare Part role at BRIK Construction is curated from JobStreet (category Logistik & Supply Chain). Note the work location (South Tangerang, Banten) before applying. Yukerja.com is not the employer — applications are handled on the official source site.
Tanggung Jawab:
Mengelola proses pengadaan spare part untuk kebutuhan operasional dan maintenance unit Ready Mix, meliputi batching plant, truck mixer, wheel loader, genset, dan peralatan pendukung lainnya.
Memastikan ketersediaan spare part kritikal untuk mendukung kelancaran operasional dan meminimalkan downtime alat.
Membuat rencana pembelian berdasarkan forecast dari PPIC dan jadwal produksi.
Membangun serta menjaga hubungan baik dengan vendor dan supplier.
Melakukan negosiasi harga, kontrak, dan termin pembayaran dengan prinsip efisiensi dan transparansi.
Mengelola seluruh proses PR, PO, penerimaan barang, dan pembayaran melalui sistem Accurate Online.
Memastikan ketepatan data pembelian dan dokumentasi sesuai standar audit internal.
Melakukan evaluasi performa supplier secara berkala.
Berkoordinasi dengan Produksi, PPIC, Gudang, dan Finance untuk memastikan kelancaran supply chain.
Membina dan mengawasi tim purchasing untuk mencapai target pembelian dan efisiensi biaya.
Kualifikasi
Pendidikan minimal S1 Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Sipil, Manajemen, atau bidang terkait.
Memiliki pengalaman minimal 2–3 tahun sebagai Procurement, Purchasing, atau Spare Part Buyer, diutamakan pada industri Ready Mix, Concrete, Konstruksi, Alat Berat, Manufaktur, atau Pertambangan.
Memahami spare part alat berat, batching plant, truck mixer, wheel loader, conveyor system, hydraulic system, pneumatic system, dan komponen mekanikal maupun elektrikal.
Memiliki kemampuan negosiasi, analisis biaya, dan manajemen supplier yang baik.
Menguasai sistem accurate (menjadi nilai tambah).
Memiliki kemampuan komunikasi, leadership, analisis, dan problem solving yang baik.
Mampu bekerja dengan target, tekanan, dan koordinasi lintas departemen.