Job Description
Full details about the role and requirements
Yukerja Summary
The AML Officer role at Integrasi Sinaptiq is curated from JobStreet (category Teknologi & IT). Note the work location (South Jakarta, Jakarta) before applying. Yukerja.com is not the employer — applications are handled on the official source site.
Tanggung Jawab
Mengimplementasikan kebijakan dan prosedur Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT / AML-CFT) di perusahaan.
Melakukan monitoring transaksi untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan (suspicious transaction monitoring).
Melakukan analisis terhadap transaksi yang berpotensi mencurigakan dan menyusun laporan untuk eskalasi.
Menyusun dan melaporkan Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) kepada PPATK sesuai ketentuan yang berlaku.
Melakukan screening terhadap customer, merchant, dan partner (termasuk sanction list, PEP, dan adverse media).
Memastikan proses Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD) berjalan sesuai kebijakan perusahaan.
Mengembangkan dan memperbarui kebijakan AML/CFT sesuai regulasi Bank Indonesia, PPATK, dan standar internasional.
Melakukan evaluasi risiko AML terhadap produk, layanan, dan kerja sama bisnis baru.
Memberikan pelatihan dan sosialisasi terkait AML/CFT kepada karyawan secara berkala.
Bekerja sama dengan Compliance, Risk, Legal, dan Internal Audit dalam pencegahan fraud dan kejahatan keuangan.
Mendukung proses audit internal maupun pemeriksaan regulator terkait AML/CFT.
Menjaga dokumentasi dan audit trail terkait aktivitas AML secara lengkap dan akurat.
Kualifikasi
Pendidikan minimal S1 Hukum, Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Keuangan, atau bidang terkait.
Memiliki pengalaman minimal 2–4 tahun di bidang AML/CFT, Compliance, Risk Management, atau Fraud Prevention.
Pengalaman di industri fintech, perbankan, payment gateway, atau PJP menjadi nilai tambah.
Memahami regulasi APU PPT (AML/CFT) dari PPATK serta ketentuan Bank Indonesia terkait sistem pembayaran.
Memahami konsep Customer Due Diligence (CDD), Enhanced Due Diligence (EDD), dan transaction monitoring.
Memiliki kemampuan analisis yang kuat terhadap pola transaksi dan risiko keuangan.
Teliti, memiliki integritas tinggi, dan mampu menjaga kerahasiaan data.
Mampu menyusun laporan investigasi dan dokumentasi secara sistematis.
Menguasai Microsoft Excel dan tools analisis data menjadi nilai tambah.
Memiliki sertifikasi AML (misalnya CAMS atau setara) menjadi nilai tambah.